Disajikan secara lengkap oleh team hjkarpet.com semoga bermanfaat

Kamis, 26 Agustus 2010

KARPET ALOHA


Karpet Bulu Nyaman Sesuai Fungsi

KARPET bulu memiliki kelebihan pada bahannya yang lembut dan hangat. Namun, saat memilihnya sebagai aksen penguat ruangan, fungsi karpet harus menjadi pertimbangan utama. 

Aneka jenis karpet bulu banyak dipasarkan, mulai buatan lokal hingga luar negeri. Bentuk, ukuran, dan harganya pun bervariasi. Dari segi bentuk, ada yang bulat, segi empat, ataupun persegi panjang. Bahannya pun bermacam-macam, mulai sutera, wol, nilon, polipropeline, atau kulit. 

Karpet bulu selain nyaman dipandang karena efek bulu-bulunya, juga karena kelembutan yang dihasilkannya. Selain itu, ternyata karpet bulu juga dapat meredam suara dan menjadikan suara lebih indah. 

"Misalnya di ruang home theater. Dengan dipasangnya karpet bulu, maka suara yang dihasilkan dari home theater tersebut akan lebih bagus dan tidak terlalu bising," jelas Desainer Interior dari PT Adirona Nirmana Lestari, Arjon. 

Namun, keindahan karpet bulu juga harus diimbangi dengan perawatan ekstra. Pasalnya, karpet yang terkesan mewah itu memiliki ronggarongga di sela-sela bulunya sehingga bisa menjadi tempat bersarangnya debu dan kutu. Selain itu, karpet bulu juga menyerap air sehingga membuat ruang menjadi lembab. Apalagi, jika ada makanan atau minuman yang menodainya, pembersihan khusus perlu dilakukan. 

Selain itu, karpet bulu tidak bisa diletakkan di sembarang tempat. Penempatan yang salah justru akan membuat karpet bulu menjadi cepat rusak. Namun, semua kembali ke rasa nyaman pemilik rumah. Jika ingin meletakkannya di segala area, konsekuensinya, pemeliharaan dan perawatan ekstra perlu dilakukan. 

"Di mana pun bisa, tergantung kenyamanan pemiliknya. Tapi usahakan agar tidak sering terkena air karena jika karpet basah atau lembab akan menjadi sarang kutu dan cacing," tambah Arjon. 

Sebagai pelengkap interior rumah, karpet biasanya dipasang di ruang tamu atau keluarga. Namun, karpet jenis ini sebaiknya ditempatkan di area privat dan area semipublik, seperti di kamar atau ruang kerja. Dengan demikian, karpet bulu akan selalu tampil manis, lucu, dan hangat tanpa bau apek dan noda kotor. 

Nah, untuk memilih karpet bulu yang nyaman, Arjon menyarankan untuk membeli karpet bulu sesuai fungsinya. 

Apakah akan digunakan sebagai alas kaki atau duduk, sebagai hiasan di lantai atau dinding. "Harus disesuaikan, apakah karpet bulu akan dijadikan center point atau pelengkap," ujarnya. 

Selain itu, pilih bahan karpet bulu yang tidak mengganggu kesehatan si pemilik atau anggota keluarga lainnya. Karena, ada karpet bulu yang bahannya menyengat dan berpotensi menyimpan debu. "Ada sebagian orang yang alergi dengan bahan karpet bulu. Bagi yang asma, sebaiknya menghindarinya," katanya. 

Soal desain juga perlu diperhatikan, apalagi jika karpet tersebut dijadikan sebagai ornamen di dinding. Desainer interior yang juga Direktur PT Forum Lima Kreasi Ir Nugroho Widhi mengatakan, jika karpet bulu ingin dijadikan hiasan dinding, diperlukan permainan warna dan ornamen berupa aksen yang menawan dengan pola yang tidak dekoratif, namun semi abstrak. Senada dengan Arjon, Nugroho juga menyarankan, pemilihan karpet bulu harus disesuaikan dengan tujuan. "Kalau digunakan sebagai pengikat, gunakan karpet berbentuk bulat dan square, sedangkan yang berbentuk panjang lebih netral," kata Nugroho. 

Mengenai warna, tutur dia, jika digunakan sebagai alasan pijakan, sebaiknya gunakan warna hitam, krem, dan abu-abu. Warna hitam dapat diletakkan di ruangan yang memiliki efek ringan, warna krem diletakkan di ruang yang lingkungannya memberi kesan berat sehingga akan memancarkan kesan ringan. Sementara karpet berwarna abu-abu lebih cocok jika ingin menampilkan kesan bersih. 

Namun, jika karpet ingin digunakan sebagai ornamen, pilih karpet yang berwarna dan bagus kontrasnya sehingga akan menimbulkan kesan atraktif dan menarik. Sebagai hiasan, karpet bulu sebaiknya diletakkan pada ruang yang ada bidangnya dengan dinding yang cukup besar atau rumah tingkat yang memiliki void. Di antara itu, bisa diletakkan karpet bulu yang berornamen dengan warna yang kontras. "Sebaiknya memanjang dengan ukuran 4-5 meter dan lebar 1-1,5 meter. Dengan demikian, akan menimbulkan kesan ekspresif," sarannya. 

Pemilihan karpet itu juga harus disesuaikan dengan ruangan dan karakter pemiliknya. "Jika orangnya dinamis dan aktif, sebaiknya warna karpet kontras dengan lingkungan sekitarnya. Namun, jika orangnya kalem, sebaiknya warna karpetnya harmoni (disesuaikan) dengan sekitarnya," cetusnya. 

Biasanya, rumah yang menggunakan karpet bulu adalah rumah modern minimalis. Sebab, perlu adanya penyesuaian gaya rumah dengan karpet bulu sebagai aksen penguat ruangan. Jadi, sistem berbulu dan tampilan karpet yang kontras dengan lantai sekitar memang bisa dijadikan efek pemersatu ruangan pada rumah modern minimalis tersebut.
(sindo//tty)

Sumber    :    lifestyle.okezone.com 

 



1 komentar:

  1. Bgmn carax kalau mau pesan??kbetulan sy juga jualan online

    BalasHapus